Pencarian Informasi

Informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Kelompok informasi menurut Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik terbagi menjadi empat kelompok yaitu informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, informasi yang wajib diumumkan secara serta merta, informasi yang wajib tersedia setiap saat, dan informasi yang dikecualikan.

Pencarian Informasi Publik

Tampilkan Data
No. Daftar Informasi Publik Kategori Fasilitas Keterangan
1

Kementerian PUPR Lakukan Sejumlah Langkah Tanggap Darurat Bencana Banjir NTT dan NTB

Serta Merta Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan upaya tanggap darurat akibat bencana banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di  Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Banjir di NTT terjadi pada Minggu (4/4/2021) dan di NTB terjadi pada Jumat (2/4/2021) disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi hingga ekstrem akibat La Nina.
2

Revisi Jakwas & PKPT Itjen 22 Okt 2020

Berkala Revisi Jakwas PKPT per 22 Oktober 2020
3

Perjanjian Kinerja Tahun 2020

Perjanjian Kinerja Tahun 2020 antara Inspektur Jenderal dengan Menteri PUPR.

Berkala Memuat sasaran program dan indikator kinerja serta target Inspektur Jenderal Tahun 2020
4

Laporan Kinerja Tahun 2020

Laporan Kinerja disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR dalam melaksanakan tugas dan fungsi selama Tahun 2020, sekaligus sebagai alat kendali dan pemacu peningkatan kinerja setiap unit kerja di lingkungan Inspektorat Jenderal.

Berkala Tahun 2020
5

Rencana Strategis Inspektorat Jenderal 2020-2024

Rencana Strategis (Renstra) Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR 2020-2024 memuat tujuan, sasaran program dan sasaran kegiatan serta indikator kinerja utama yang akan dicapai, serta indikasi pendanaan sesuai tugas dan fungsi sebagai APIP.

Setiap Saat Tahun 2020-2024
6

Penanganan Longsoran di ruas Jalan Soreang – Ciwidey KM23+500 Kab. Bandung.

Hari Sabtu 6 Maret 2021 jam 16.00 telah terjadi longsor pada tembok penahan tanah (TPT) Kantor Desa Sukajadi di ruas Jalan Soreang – Ciwidey KM23+500 Kab. Bandung.

Kemacetan lalu lintas sempat terjadi selamat 30 menit diakibatkan material tanah longsor yang menutup badan jalan sehingga Kendaraan roda 4 dan roda 2 tidak bisa melintasi ruas jalan tersebut.

PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat langsung melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor menurunkan pasukan Padat Karya dibantu masyarakat sekitar, BPBD Kab. Bandung dan Aparat Kepolisian secara gotong rotong.

Kondisi saat ini ruas jalan Soreang – Ciwidey KM23+500 Kab. Bandung sudah bisa dilalui secara normal dan PPK 2.5 tetap melakukan pembersihan material longsor yang berada di badan jalan dan memasang rambu-rambu peringatan.

 

Serta Merta Hari Sabtu 6 Maret 2021 jam 16.00 telah terjadi longsor pada tembok penahan tanah (TPT) Kantor Desa Sukajadi di ruas Jalan Soreang – Ciwidey KM23+500 Kab. Bandung. Kemacetan lalu lintas sempat terjadi selamat 30 menit diakibatkan material tanah longsor yang menutup badan jalan sehingga Kendaraan roda 4 dan roda 2 tidak bisa melintasi ruas jalan tersebut. PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat langsung melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor menurunkan pasukan Padat Karya dibantu masyarakat sekitar, BPBD Kab. Bandung dan Aparat Kepolisian secara gotong rotong. Kondisi saat ini ruas jalan Soreang – Ciwidey KM23+500 Kab. Bandung sudah bisa dilalui secara normal dan PPK 2.5 tetap melakukan pembersihan material longsor yang berada di badan jalan dan memasang rambu-rambu peringatan.
7

Pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Pacing Bekasi - Karawang

BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat melalui PPK 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat merampungkan pemasangan tahap pertama jembatan Bailey atau lebih dikenal dengan jembatan darurat sepanjang 21 meter diatas jembatan Pacing untuk tetap menjaga fungsi jalan nasional dari arah Bekasi menuju Karawang, sedangkan pemasangan tahap kedua jembatan Bailey akan segera dilakukan.

Disamping jembatan Bailey arah Bekasi menuju Karawang digunakan untuk contraflow arah Kawarang menuju Bekasi

 

 

Serta Merta BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat melalui PPK 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat merampungkan pemasangan tahap pertama jembatan Bailey atau lebih dikenal dengan jembatan darurat sepanjang 21 meter diatas jembatan Pacing untuk tetap menjaga fungsi jalan nasional dari arah Bekasi menuju Karawang, sedangkan pemasangan tahap kedua jembatan Bailey akan segera dilakukan. Disamping jembatan Bailey arah Bekasi menuju Karawang digunakan untuk contraflow arah Kawarang menuju Bekasi
8

Penanganan Jembatan Pacing di Ruas Jalan Nasional Karawang – Bekasi

Jembatan Pacing di Ruas Jalan Nasional Karawang – Bekasi mengalami penurunan lantai jembatan sehingga lalu lintas di ruas tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda empat yang berukuran kecil dan kendaraan roda dua.

Amblasnya Jembatan Pacing yang dibangun tahun 1970 diakibatkan jebolnya tanggul sungai Citarum yang menggenangi ruas jalan nasional mengakibatkan kemacetan yang terus menerus dan pembebanan berlebih pada jembatan Pacing (STA 8+100) hingga amblas yang mana sebelumnya juga terkena arus luapan banjir sungai Citarum.

Penangan yang dilakukan oleh PPK 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat dengan melakukan koordinasi dengan Pihak Kepolisian Satlantas Polres Metro Bekasi untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas Kendaraan Berat di ruas Bts. Kota Cikarang - Bts. Kota Karawang dan dengan memasang Jembatan Bailey (Jembatan darurat) yang ditargetkan rampung dalam 3 hari

Serta Merta Jembatan Pacing di Ruas Jalan Nasional Karawang – Bekasi mengalami penurunan lantai jembatan sehingga lalu lintas di ruas tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda empat yang berukuran kecil dan kendaraan roda dua. Amblasnya Jembatan Pacing yang dibangun tahun 1970 diakibatkan jebolnya tanggul sungai Citarum yang menggenangi ruas jalan nasional mengakibatkan kemacetan yang terus menerus dan pembebanan berlebih pada jembatan Pacing (STA 8+100) hingga amblas yang mana sebelumnya juga terkena arus luapan banjir sungai Citarum. Penangan yang dilakukan oleh PPK 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat dengan melakukan koordinasi dengan Pihak Kepolisian Satlantas Polres Metro Bekasi untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas Kendaraan Berat di ruas Bts. Kota Cikarang - Bts. Kota Karawang dan dengan memasang Jembatan Bailey (Jembatan darurat) yang ditargetkan rampung dalam 3 hari
9

Penanganan Longsoran Tebing Hijau Naringgul, Kab. Cianjur

Terjadi Longsor tebing jalan di Bandung -  Naringgul - Cidaun Km.Bdg 226+800 PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat yang lokasi tepatnya berada di Tebing Hijau Naringgul, Kab. Cianjur

Longsoran tersebut terjadi pada hari Jumat, 17 Februari 2021 pada pukul 04.00, Bencana longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan tebing mengalami longsor dengan material batuan dan tanah menutup seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Penanganan yang langsung dilakukan oleh PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat melaksanakan pekerjaan pembersihan badan jalan dari longsoran dengan menggunakan Wheel Loader, Pekerja Harian dan memasang rambu rambu di sekitar lokasi kejadian longsor untuk menangani longsor tersebut.

Pada Pukul 09.00 WIB ½ badan jalan sudah bisa dilalui l dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan dilakukan system buka tutup dengan bantuan petugas Kepolisian setempat. Sampai saat ini masih dilakukan pembersihan material longsor di ruas jalan tersebut.

Serta Merta Terjadi Longsor tebing jalan di Bandung -  Naringgul - Cidaun Km.Bdg 226+800 PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat yang lokasi tepatnya berada di Tebing Hijau Naringgul, Kab. Cianjur Longsoran tersebut terjadi pada hari Jumat, 17 Februari 2021 pada pukul 04.00, Bencana longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan tebing mengalami longsor dengan material batuan dan tanah menutup seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Penanganan yang langsung dilakukan oleh PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat melaksanakan pekerjaan pembersihan badan jalan dari longsoran dengan menggunakan Wheel Loader, Pekerja Harian dan memasang rambu rambu di sekitar lokasi kejadian longsor untuk menangani longsor tersebut. Pada Pukul 09.00 WIB ½ badan jalan sudah bisa dilalui l dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan dilakukan system buka tutup dengan bantuan petugas Kepolisian setempat. Sampai saat ini masih dilakukan pembersihan material longsor di ruas jalan tersebut.
10

Penanganan Longsoran di Ruas Jalan Bts. Kab.  Majalengka (Cageur) - Bts. Kota Ciamis

Telah terjadi longsoran tebing tanah di Ruas Jalan Bts. Kab.  Majalengka (Cageur) - Bts. Kota Ciamis Km. Bdg.  144+500 tepatnya di Desa Winduraja Kec. Kawali Kab. Ciamis pada hari Kamis tanggal 18 Feb 2020 sekitar pukul 01.00-04.30 WIB tanah di tebing jalan turun kebadan jalan secara terus menerus sehingga menutupi seluruh badan jalan yang mengakibatkan lalu lintas Ciamis ke arah Cikijing/Kuningan atau sebaliknya tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda 4 ataupun roda 2

PPK 3.4 PJN Wilayah III Jawa Barat dengan di bantu tim Dinas PUPR Kab. Ciamis, BPPD Kab. Ciamis, Kepolisian, dan Koramil sedang melakukan penanganan pembersihan materian longsoran yang menutupi badan jalan tersebut menggunakan Exavator dan Dump Truck untuk membuka jalan agar dapat dilintasi kembali.

Sampai saat ini masih terus dilakukan pembersihan material longsoran dan lalu lintas masih belum dapat dilintasi kendaraan

Serta Merta Telah terjadi longsoran tebing tanah di Ruas Jalan Bts. Kab.  Majalengka (Cageur) - Bts. Kota Ciamis Km. Bdg.  144+500 tepatnya di Desa Winduraja Kec. Kawali Kab. Ciamis pada hari Kamis tanggal 18 Feb 2020 sekitar pukul 01.00-04.30 WIB tanah di tebing jalan turun kebadan jalan secara terus menerus sehingga menutupi seluruh badan jalan yang mengakibatkan lalu lintas Ciamis ke arah Cikijing/Kuningan atau sebaliknya tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda 4 ataupun roda 2 PPK 3.4 PJN Wilayah III Jawa Barat dengan di bantu tim Dinas PUPR Kab. Ciamis, BPPD Kab. Ciamis, Kepolisian, dan Koramil sedang melakukan penanganan pembersihan materian longsoran yang menutupi badan jalan tersebut menggunakan Exavator dan Dump Truck untuk membuka jalan agar dapat dilintasi kembali. Sampai saat ini masih terus dilakukan pembersihan material longsoran dan lalu lintas masih belum dapat dilintasi kendaraan
11

Tinjau Ruas-ruas Jalan Nasional di Kerawang Pasca Bencana Banjir

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat Hari Suko Setiono hari ini Selasa, 9 Februari 2021 meninjau langsung lokasi banjir Karawang yang terjadi pada tanggal 8 Februari 2021 diakibatkan meluapnya situ Komajing yang sudah tidak kuat lagi menampung air hingga mencapai batas maksimal karena intensitas hujan yang tinggi.

Peninjaun dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan ruas-ruas jalan nasional pasca bencana banjir untuk dilakukan penanganan segera.

Info dari pantauan PPK ruas terkait, banjir yang menggenangi ruas-ruas jalan nasional saat ini mulai surut.

Serta Merta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat Hari Suko Setiono hari ini Selasa, 9 Februari 2021 meninjau langsung lokasi banjir Karawang yang terjadi pada tanggal 8 Februari 2021 diakibatkan meluapnya situ Komajing yang sudah tidak kuat lagi menampung air hingga mencapai batas maksimal karena intensitas hujan yang tinggi. Peninjaun dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan ruas-ruas jalan nasional pasca bencana banjir untuk dilakukan penanganan segera. Info dari pantauan PPK ruas terkait, banjir yang menggenangi ruas-ruas jalan nasional saat ini mulai surut.
12

Tinjau Banjir Semarang, Menteri PUPR Instruksikan Semua Pompa Beroperasi

Serta Merta RILIS PUPR 2 5 FEBRUARI 2021 SP.BIRKOM/II/2021/60 Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merespons cepat dengan melakukan penanganan kerusakan Jembatan Rembun di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Jembatan Rembun II A berada di ruas Jalan Batas Kabupaten Pemalang – Batas Kabupaten Pekalongan, tepatnya di KM SMG 113+800 mengalami kerusakan pada rangka jembatan (patah) hingga sebagian badan jembatan miring sekitar 30 derajat. Kerusakan jembatan terjadi setelah dilintasi kendaraan berat bermuatan baja, pada Kamis (4/2/2021), sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
13

Kementerian PUPR Lakukan Penanganan Cepat Kerusakan Jembatan Rembun di Kabupaten Pekalongan

Serta Merta RILIS PUPR 2 5 FEBRUARI 2021 SP.BIRKOM/II/2021/60 Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merespons cepat dengan melakukan penanganan kerusakan Jembatan Rembun di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Jembatan Rembun II A berada di ruas Jalan Batas Kabupaten Pemalang – Batas Kabupaten Pekalongan, tepatnya di KM SMG 113+800 mengalami kerusakan pada rangka jembatan (patah) hingga sebagian badan jembatan miring sekitar 30 derajat. Kerusakan jembatan terjadi setelah dilintasi kendaraan berat bermuatan baja, pada Kamis (4/2/2021), sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
14

Jalan Nasional Pantai Utara Jawa Barat Terputus Akibat Luapan Sungai Cipanugara

Ruas Jalan Nasional Cikampek – Pamanukan tepatnya di Fly Over Pamanukan KM JKT 141 terendam banjir dikarenakan luapan sungai Cipanugara yang mengalir deras ke ruas jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh total dari kedua arah baik menuju Jakarta ataupun menuju Cirebon.

Luapan sungai Cipanugara tidak hanya merendam ruas jalan nasional di Pamanukan, tetapi juga seluruh wilayah di Kecamantan Pamukan terendam banjir mengekibatkan banyak warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Pada beberapa ruas jalan yang elevasinya tinggi dibangun tenda darurat untuk tempat tinggal pengungsi.

BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat pun menyiagakan alat berat untuk bantu evakuasi kendaraan yang terjebak banjir serta menyiagakan mobil pickup untuk evakuasi warga ke tempat yang lebih aman

Serta Merta Ruas Jalan Nasional Cikampek – Pamanukan tepatnya di Fly Over Pamanukan KM JKT 141 terendam banjir dikarenakan luapan sungai Cipanugara yang mengalir deras ke ruas jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh total dari kedua arah baik menuju Jakarta ataupun menuju Cirebon. Luapan sungai Cipanugara tidak hanya merendam ruas jalan nasional di Pamanukan, tetapi juga seluruh wilayah di Kecamantan Pamukan terendam banjir mengekibatkan banyak warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Pada beberapa ruas jalan yang elevasinya tinggi dibangun tenda darurat untuk tempat tinggal pengungsi. BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat pun menyiagakan alat berat untuk bantu evakuasi kendaraan yang terjebak banjir serta menyiagakan mobil pickup untuk evakuasi warga ke tempat yang lebih aman
15

Paparan Bencana Alam Gempa di Sulawesi Barat

Gempa terjadi pada tanggal 14 Januari di Mamuju Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnikudo 5,9SR kemudian pada tanggal 15 januari terjadi kembali gempa dengan kekuatan 6,2 SR. 

Ruas yang terdampak adalah :

Ruas Jalan Nasional 

- Kalukku - Bts. Kota Mamuju - Bts. Kota Majene 

- Bts. Kota Mamuju - Tammerodo

 

Serta Merta Kerusakan yang diakibatkan oleh Gempa di Mamuju adalah : Longsor di Ruas Jalan Nasional - Kalukku - Bts. Kota Mamuju-Bts. Kab, Majene terdapat 60 titik longsor - Bts. Kab. Mamuju - Tameerodo terdapat 17 titik longsor
16

Penanganan Longosoran di Bts.Kab.Kuningan/Majalengka (Cipasung) – Cikijing KM. CN. 52+200 PPK 3.4 PJN Wilayah III Jawa Barat

Kabuapten Kuningan - BPPJN DKI Jakarta – Jawa Bara melalui PPK 3.4 PJN Wilayah III Jawa Barat melakukan penanganan longsoran yang terjadi di ruas Jalan di Bts.Kab.Kuningan/Majalengka (Cipasung) – Cikijing KM. CN. 52+200 menurunkan tenaga kerja dan alat berat berupa Wheel Loader mesin pemotong pohon, dump truck, dan pemasangan rambu-rambu di sekitar lokasi kejadian longsor (23/01/21)

Bencara longsoran tersebut terjadi pada hari Jumat, 22 Januari 2020 pada pukul 17.30 diakrenakan  curah hujan yang tinggi sehingga dampaknya adalah tanah serta pepohonan didaerah tersebut mengalami longsor, akibatnya material lonsongan dan pepohonan menutup badan jalan sehingga ruas jalan Nasional tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Saat ini, lalu lintas di ruas jalan tersebut sudah kembali normal dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan masih dilakukan pembersihan sisa-sisa material longsor di ruas jalan tersebut.

Serta Merta Kabuapten Kuningan - BPPJN DKI Jakarta – Jawa Bara melalui PPK 3.4 PJN Wilayah III Jawa Barat melakukan penanganan longsoran yang terjadi di ruas Jalan di Bts.Kab.Kuningan/Majalengka (Cipasung) – Cikijing KM. CN. 52+200 menurunkan tenaga kerja dan alat berat berupa Wheel Loader mesin pemotong pohon, dump truck, dan pemasangan rambu-rambu di sekitar lokasi kejadian longsor (23/01/21) Bencara longsoran tersebut terjadi pada hari Jumat, 22 Januari 2020 pada pukul 17.30 diakrenakan  curah hujan yang tinggi sehingga dampaknya adalah tanah serta pepohonan didaerah tersebut mengalami longsor, akibatnya material lonsongan dan pepohonan menutup badan jalan sehingga ruas jalan Nasional tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat ini, lalu lintas di ruas jalan tersebut sudah kembali normal dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan masih dilakukan pembersihan sisa-sisa material longsor di ruas jalan tersebut.
17

Kementerian PUPR Siap Dukung Relokasi Warga Terdampak Bencana Tanah Longsor di Sumedang

Serta Merta RILIS PUPR 1 15 JANUARI 2021 SP.BIRKOM/I/2021/120 Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya mendukung penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (9/1/2021) lalu, hingga menyebabkan kerusakan rumah warga dan korban jiwa.
18

Penanganan Longosor di Ruas Jalan (SP.Kr.Hawu – Pelabuhan Ratu), Jalan Raya Citepus Km. Bdg. 157+800 (Ki)

Longsor terjadi di Ruas Jalan (SP. Kr. Hawu – Pelabuhan Ratu ) Jalan Raya Citepus Km. Bdg. 157+800 (Ki) yang mengakibatkan amblas pada badan jalan sepanjang 7 meter dan lebar 70 cm karena terakngktnya akar pohon di sekitarang ruas jalan tersebut yang berdampak pada penyempitan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalul lintas.

Penanganan yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN II Wilayah Jawa Barat yakni dengan pemasangan rambu dan safety line, adapun rencana penangan sementara dengan pemasangan bronjong dengan panjang 13 meter dan tiggi 2 meter.

Serta Merta Longsor terjadi di Ruas Jalan (SP. Kr. Hawu – Pelabuhan Ratu ) Jalan Raya Citepus Km. Bdg. 157+800 (Ki) yang mengakibatkan amblas pada badan jalan sepanjang 7 meter dan lebar 70 cm karena terakngktnya akar pohon di sekitarang ruas jalan tersebut yang berdampak pada penyempitan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalul lintas. Penanganan yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN II Wilayah Jawa Barat yakni dengan pemasangan rambu dan safety line, adapun rencana penangan sementara dengan pemasangan bronjong dengan panjang 13 meter dan tiggi 2 meter.
19

Penangananan Bencana Longsor Kab. Sukabumi KM BDG. 141+700 (KA) , KM. BDG. 130+050 (KA)

Penangananan Bencana Longsor Kab. Sukabumi KM. BDG. 130+050 (KA)

Bencanan Longsor yang terjadi di Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan KM. BDG 130+050 diakibatkan curah hujan dengan internsitas yang sangat tingg sehingga mengakibatkan material longsoran menumpuk di bahu jalan. Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayaha II Jawa Barat dengan memasang rambu dan safety line.

 

Penangananan Bencana Longsor Kab. Sukabumi KM BDG. 141+700 (KA)

Bencanan Longsor yang terjadi di Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan KM. BDG 141+700 diakibatkan curah hujan dengan internsitas yang sangat tingg sehingga mengakibatkan engakibatkan longsoran pada badan jalan sepanjang 18 Meter dan penyempitan badan jalan menjadi 2,75 Meter.Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayaha II Jawa Barat dengan memasang rambu dan safety line. Kondisi terakhir adalah terjadinya penyempitan Jalan Cikembang-Bagbagan

Serta Merta Penangananan Bencana Longsor Kab. Sukabumi KM. BDG. 130+050 (KA) Bencanan Longsor yang terjadi di Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan KM. BDG 130+050 diakibatkan curah hujan dengan internsitas yang sangat tingg sehingga mengakibatkan material longsoran menumpuk di bahu jalan. Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayaha II Jawa Barat dengan memasang rambu dan safety line. Penangananan Bencana Longsor Kab. Sukabumi KM BDG. 141+700 (KA) Bencanan Longsor yang terjadi di Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan KM. BDG 141+700 diakibatkan curah hujan dengan internsitas yang sangat tingg sehingga mengakibatkan engakibatkan longsoran pada badan jalan sepanjang 18 Meter dan penyempitan badan jalan menjadi 2,75 Meter.Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayaha II Jawa Barat dengan memasang rambu dan safety line. Kondisi terakhir adalah terjadinya penyempitan Jalan Cikembang-Bagbagan
20

Penanganan pembersihan material longsor di ruas Ciawi - Puncak STA 17+200 Kabupaten Bogor oleh PPK 5.3 PJN Wilayah V Jawa Barat.

Penanganan pembersihan material longsor di ruas Ciawi - Puncak STA 17+200 Kabupaten Bogor oleh PPK 5.3 PJN Wilayah V Jawa Barat.

Longsoran tersebut terjadi pada hari Minggu, 10 Januari 2020 pada pukul 22.36 disusul longsoran kedua pukul 23.00 dan longsoran ketiga pukul 23.05. Bencana longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi selama dua hari sebelumnya hingga mengakibatkan tanah tergerus dan tertutupnya saluran air oleh material longsoran dan sempat dilakukan penutupan arus lalu lintas sementara dikarenakan tanah longsoran menutupi badan jalan.

Penanganan  yang dilakukan sampai saat ini dengan memasang rambu peringatan longosoran yang selanjutnya tebing yang longsor akan ditutup menggunakan terpal. Adapun alat berat yang diturunkan berupa satu unit Wheel Loader, satu unit Excavator, dua unit Dumpt Truck dan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran.

Jam 07.00 pagi tadi jalur tersebut sudah dapat dilalui secara normal kembali

 

 

 

Serta Merta Penanganan pembersihan material longsor di ruas Ciawi - Puncak STA 17+200 Kabupaten Bogor oleh PPK 5.3 PJN Wilayah V Jawa Barat. Longsoran tersebut terjadi pada hari Minggu, 10 Januari 2020 pada pukul 22.36 disusul longsoran kedua pukul 23.00 dan longsoran ketiga pukul 23.05. Bencana longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi selama dua hari sebelumnya hingga mengakibatkan tanah tergerus dan tertutupnya saluran air oleh material longsoran dan sempat dilakukan penutupan arus lalu lintas sementara dikarenakan tanah longsoran menutupi badan jalan. Penanganan  yang dilakukan sampai saat ini dengan memasang rambu peringatan longosoran yang selanjutnya tebing yang longsor akan ditutup menggunakan terpal. Adapun alat berat yang diturunkan berupa satu unit Wheel Loader, satu unit Excavator, dua unit Dumpt Truck dan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran. Jam 07.00 pagi tadi jalur tersebut sudah dapat dilalui secara normal kembali
21

Penanganan limpasan material berupa tanah dan lumpur di Ruas Batas Bandung/Batas Cianjur - Naringgul - Cidaun di KM 237+100 di Kecamatan Naringgul Kab. Cianjur.

Sabtu tanggal 9 Januari 2021 jam 17.00 telah terjadi limpasan material berupa tanah dan lumpur ke badan jalan di Ruas Batas Bandung/Batas Cianjur - Naringgul - Cidaun di KM 237+100 di Kecamatan Naringgul Kab. Cianjur.

Intensitas hujan yang cukup tinggi dan terus menerus dari pukul 13.00- 17.00 mengakibatkan kolam atau penampungan air hujan yang berdekatan dengan jalan nasional menumpahkan limpasan material berupa tanah dan lumpur dan berdampak akses jalan penghubung Kab. Cianjur – Kab. Bandung terputus total baik oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4.

PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat langsung melakukan pembersihan material longsor dengan menurunkan alat berat wheel loader dan dump truck sehingga pada 21.15 hari yang sama lalu lintas di ruas tersebut dapat kembali dilewati oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan sistem buka tutup.

Serta Merta Sabtu tanggal 9 Januari 2021 jam 17.00 telah terjadi limpasan material berupa tanah dan lumpur ke badan jalan di Ruas Batas Bandung/Batas Cianjur - Naringgul - Cidaun di KM 237+100 di Kecamatan Naringgul Kab. Cianjur. Intensitas hujan yang cukup tinggi dan terus menerus dari pukul 13.00- 17.00 mengakibatkan kolam atau penampungan air hujan yang berdekatan dengan jalan nasional menumpahkan limpasan material berupa tanah dan lumpur dan berdampak akses jalan penghubung Kab. Cianjur – Kab. Bandung terputus total baik oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4. PPK 2.5 PJN Wilayah II Jawa Barat langsung melakukan pembersihan material longsor dengan menurunkan alat berat wheel loader dan dump truck sehingga pada 21.15 hari yang sama lalu lintas di ruas tersebut dapat kembali dilewati oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan sistem buka tutup.
22

Penanganan Jalan Berlubang di Ruas Jalan Fly Over Cirebon

Penanganan Jalan Berlubang di Ruas Jalan Fly Over Cirebon

Penangangan Jalan Berlubang di Ruas Jalan Fly Over Cirebon/Pegambiran di Ruas Jalan Jend. A. Yani KM. CN. 12+ 080 yang merupakan wilayah kerja PPK 4.3 Provinsi Jawa Barat.

Penyebab jalan berlubang tersebut tersebut adalah tingginya curah hujan dan sedimentasi deck drain/ drainase FO tersebut, dapat dikarenakan karena grill besi penyaring sudah hilang sehingga sampah menjadi mudah masuk, selain itu dapat juga disebabkan karena kendaraan dengan Tonase berat yang melintasi ruas ini.

Sebelumnya sudah dilakukan penanganan dengan penambalan (Patching) Campuran Aspal Panaas (CAP) dan CPHMA, namun kerusakan Kembali terjadi.

Kondisi saat ini sudah dilakukan penanganan dengan penambalan (Patching) Campuran Aspal Panaas (CAP) dan CPHMA kembali.

Serta Merta Penanganan Jalan Berlubang di Ruas Jalan Fly Over Cirebon Penangangan Jalan Berlubang di Ruas Jalan Fly Over Cirebon/Pegambiran di Ruas Jalan Jend. A. Yani KM. CN. 12+ 080 yang merupakan wilayah kerja PPK 4.3 Provinsi Jawa Barat. Penyebab jalan berlubang tersebut tersebut adalah tingginya curah hujan dan sedimentasi deck drain/ drainase FO tersebut, dapat dikarenakan karena grill besi penyaring sudah hilang sehingga sampah menjadi mudah masuk, selain itu dapat juga disebabkan karena kendaraan dengan Tonase berat yang melintasi ruas ini. Sebelumnya sudah dilakukan penanganan dengan penambalan (Patching) Campuran Aspal Panaas (CAP) dan CPHMA, namun kerusakan Kembali terjadi. Kondisi saat ini sudah dilakukan penanganan dengan penambalan (Patching) Campuran Aspal Panaas (CAP) dan CPHMA kembali.
23

Laporan Banjir di Lima Kecamatan di Kabupaten Cirebon

PPK 1.3 Satker PJN Wilayah I Provinsi Jawa Barat

Berdasarkan info dari Info tersebut disampaikan oleh berita online jabarnews.com bahwaa hari Minggu, 27 Desember 2020 jam 11.00 telah terjadi Banjir di Lima Kecamaran di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Beberapa lokasi yang terdampak banjir antara lain Kecamatan Pangenan, Kecamatan Astanajapura, Kecamatan Karangsembung, Kecamatan Lemahabang dan Kecamatan Waled

Penyebabnya yakni curah hujan yang tinggi dan luapan sungai Ciberes dan Sungai Singaraja, hingga mengakibatkan Pemukiman warga tergenang.

Ruas jalan yang terkena dampak bencana banjir yakni di Ruas Jalan Bts. Kota Cirebon – Losari(Bts. Prov Jateng)

Berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan oleh PPK 1.3 PJN Wilayah 1 Jawa Barat Ruas Jalan Bts.Kota.Cirebon – Losari (Bts.Prov Jateng) tidak terdampak oleh banjir yang terjadi pada 5 Kecamatan tersebut di atas.

Serta Merta PPK 1.3 Satker PJN Wilayah I Provinsi Jawa Barat Berdasarkan info dari Info tersebut disampaikan oleh berita online jabarnews.com bahwaa hari Minggu, 27 Desember 2020 jam 11.00 telah terjadi Banjir di Lima Kecamaran di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Beberapa lokasi yang terdampak banjir antara lain Kecamatan Pangenan, Kecamatan Astanajapura, Kecamatan Karangsembung, Kecamatan Lemahabang dan Kecamatan Waled Penyebabnya yakni curah hujan yang tinggi dan luapan sungai Ciberes dan Sungai Singaraja, hingga mengakibatkan Pemukiman warga tergenang. Ruas jalan yang terkena dampak bencana banjir yakni di Ruas Jalan Bts. Kota Cirebon – Losari(Bts. Prov Jateng) Berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan oleh PPK 1.3 PJN Wilayah 1 Jawa Barat Ruas Jalan Bts.Kota.Cirebon – Losari (Bts.Prov Jateng) tidak terdampak oleh banjir yang terjadi pada 5 Kecamatan tersebut di atas.
24

Pengananan Pohon Tumbang di Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan Km. Bdg. 137+400

Penanganan pohon tumbang oleh PPK 2.2 PJN Wilayah II Jawa Barat yang terjadi pada hari Senin, 21 Desember 2020 pukul 13:37 WIB yang menutupi badan Jalan Nasional Pelabuhan Ratu - Sukabumi tepatnya di KM Bdg. 137+400 yang mengganggu mobilitas masyarakat, tepatnya di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Jawa Barat.

Penyebab Pohon tumbang dikarenakan curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan terhalangnya seluruh badan jalan oleh pohon tersebut dan mengakibatkan lalu lintas macet dari kedua arah

Upaya penanganan yang dilakukan oleh PPK 2.2 adalah dengan pembersihan pohon tumbang, agar lalu lintas bisa berjalan normal kembali

 

Serta Merta Penanganan pohon tumbang oleh PPK 2.2 PJN Wilayah II Jawa Barat yang terjadi pada hari Senin, 21 Desember 2020 pukul 13:37 WIB yang menutupi badan Jalan Nasional Pelabuhan Ratu - Sukabumi tepatnya di KM Bdg. 137+400 yang mengganggu mobilitas masyarakat, tepatnya di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Jawa Barat. Penyebab Pohon tumbang dikarenakan curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan terhalangnya seluruh badan jalan oleh pohon tersebut dan mengakibatkan lalu lintas macet dari kedua arah Upaya penanganan yang dilakukan oleh PPK 2.2 adalah dengan pembersihan pohon tumbang, agar lalu lintas bisa berjalan normal kembali
25

Penanganan Bencana Longsor di Ruas Jalan Nasional Sukabumi - Pelabuhanratu 18 Desember 2020

Penanganan Bencana Longsor yang terjadi pada hari Jumat, 18 Desember 2020 jam 04.15 WIB di Ruas Jalan Nasional Sukabumi - Pelabuhanratu, Km. Bdg. 130+050 dan Km. Bdg. 141+700 Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan Kabupaten Sukabumi.

Longsoran tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi longsor pada tebing di KM 130+050 yang mengakibatkan penumpukan material longsor di badan jalan dan longsor pada Badan jalan di KM 141+700 mengakibatkan 1 lajur badan jalan amblas.

Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayah II Jawa Barat yang menangangani ruas jalan Nasional tersebut yakni dengan memasang rambu dan safety line untuk lebih berhati-hati kepada para pengguna jalan yang melintasi daerah tersebut.
 

Serta Merta Penanganan Bencana Longsor yang terjadi pada hari Jumat, 18 Desember 2020 jam 04.15 WIB di Ruas Jalan Nasional Sukabumi - Pelabuhanratu, Km. Bdg. 130+050 dan Km. Bdg. 141+700 Ruas Jalan Cikembang-Bagbagan Kabupaten Sukabumi. Longsoran tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi longsor pada tebing di KM 130+050 yang mengakibatkan penumpukan material longsor di badan jalan dan longsor pada Badan jalan di KM 141+700 mengakibatkan 1 lajur badan jalan amblas. Penanganan sementara yang dilakukan oleh PPK 2.2 PJN Wilayah II Jawa Barat yang menangangani ruas jalan Nasional tersebut yakni dengan memasang rambu dan safety line untuk lebih berhati-hati kepada para pengguna jalan yang melintasi daerah tersebut.
Hubungi Kami:

Sekretariat PPID Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Ruang Layanan Informasi Publik, Gedung Utama Lantai 1
Jl Pattimura Nomor 20, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110

  •  (021) 7228497
  • informasi@pu.go.id